Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Perancangan Basis Data dan Perancangan UML - Studi Kasus Inventory ATK di Bank

maswijaba.my.id

Inventory adalah suatu istilah umum yang menunjukan segala sesuatu atau sumber daya-sumber daya organisasi yang disimpan dalam antisipasinya terhadap pemenuhan permintaan (Hani Handoko,2000). Sistem informasi inventory merupakan teknologi yang sangat berguna untuk membantu setiap perusahaan atau unit yang berkaitan dengan pergudangan. Banyak perusahaan/unit kerja menggunakan aplikasi bantuan guna meningkatkan kinerja setiap karyawannya (Agus Ristono, 2009). Hal ini juga menjadi pertimbangan bagian pergudangan, mengingat sistem yang ada pada saat ini kurang memenuhi standar proses bisnis yang ada di PT Bank Bank Tabungan Negara , agar dalam pendataan barang dapat lebih mudah dan cepat.

Ada beberapa kesulitan yang sering terjadi pada unit atau divisi bagian gudang, salah satunya adalah sulitnya pengelolaan barang yang tersedia karena sistem yang ada saat ini kurang membantu para karyawan dalam mengelompokan barang yang ada,serta data yang dibuat menjadi terstruktur sehingga mempermudah kinerja karyawan dan informasi ini yang berjalan saat ini hanya dapat diakses oleh Admin (kantor cabang) sehingga customer (kantor kas dan kantor cabang pembantu) tidak mengetahui ketersediaan barang dicabang dan customer sering kecewa ketika barang yang mereka butuhkan tidak tersedia dan menghambat jalannya operasional kantor maka jalan satu-satunya dengan membeli barang yang kosong ditoko pinggiran dan mengakibatkan membengkaknya biaya pembelanjaan dikantor cabang.

Agar pelaksanaan penyimpanan barang dalam gudang dapat terkelola serta tertata dengan baik, maka perlu dikembangkan suatu aplikasi berupa Sistem Informasi Manajement Penyimpanan barang. Karena bila dengan cara biasa (banyak proses input microsoft office excel) seperti sekarang, cukup menyulitkan dalam hal pengarsipan dan penelusuran data barang yang saat ini jumlah barang mencapai 250 item sehingga akan sulit untuk mengetahui stok barang yang ada dalam gudang.
BTN KC (Kantor Cabang) Kebon Jeruk membawahi 6 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan 21 Kantor Kas (KK).Untuk inventarisasi barang kantor yang semakin banyak di BTN KC Kebon Jeruk,maka perlu membutuhkan sistem inventory yang sangat baik agar dalam melaksanakan kegiatannya dapat berjalan secara efektif dan efisien karena apabila pengolahan data masih menggunakan program microsoft excel tersebut jika digunakan untuk mengolah data yang banyak maka akan membutuhkan banyak waktu, kurang teroganisir dan kurang akurat datanya. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan suatu aplikasi pengolahan data yang mampu mengorganisir barang yg berada di BTN khususnya bagian gudang.

Studi Kasus : Perancangan Sistem Informasi Inventory Alat Tulis Kantor Berbasis Web Di PT.Bank BTN Kebon Jeruk.

Perancangan Basis Data

Perancangan basis data merupakan tahapan untuk memetakan model konseptual ke model basis data yang akan dipakai. Perancangan basis data terbagi menjadi lima, yaitu ERD, transformasi ERD ke LRS, LRS, spesifikasi basis data.

Entity Relationship Diagram ( ERD )

Dari hasil analisis terdapat data yang akan digunakan dalam proses perancangan system. Dari data yang telah diperoleh akan digunakan untuk mendesain basis data dengan atribut-atribut yang melengkapinya. Dalam hal ini akan digunakan Entity Relationship Diagram ( ERD ) untuk merancang basis data. ERD yang merupakan hasil analisis sebagai berikut :

maswijaba.my.id
entity-relationship-diagram

Transformasi ERD ke LRS

Dibawah ini adalah gambar transformasi ERD ( Entity Relationship Diagram ) diubah kebentuk LRS ( Logical Record Structure ).
maswijaba.my.id
transformasi-erd-ke-lrs

Logical Record Structure ( LRS )

Sesudah dikonfirmasikan ERD ke LRS, maka akan membentuk LRS yang sudah terbentuk seperti pada gambar dibawah ini :
maswijaba.my.id
logical-record-structure

Perancangan Unified Modeling Language ( UML )

Berikut ini akan dijelaskan rancangan sistem yang akan dibangun meliputi rancangan UML (Unified Modeling Language) yaitu, Use case diagram, Activity Diagram.

Use Case Diagram

maswijaba.my.id
use-case-diagram

Activity Diagram

maswijaba.my.id
activity-diagram

Kesimpulan

Bab terakhir ini berisi tentang kesimpulan serta saran yang bersifat membangun. Berdasarkan uraian dan pembasahan yang telah di jelaskan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat dibuat kesimpulan tentang penelitian ini dan saran untuk penelitian selanjutnya.

Dari berbagai penjelasan yang telah diuraikan dalam laporan ini, maka dapat disimpulkan:
  1. Aplikasi ini dapat mempermudah pengelolaan barang karena mengelompokan barang yang ada.
  2. Aplikasi ini mampu mengolah data barang secara terstruktur dan jelas sehingga dapat mempermudah dan memepercepat kegiatan operasional.
  3. Aplikasi ini dapat memberikan akses terhadap semua user sehingga user tahu apa yang tersedia digudang tanpa perlu bertanya kepada admin.

Saran

Adapun saran yang dapat penulis berikan untuk pengembangan dari sistem yang telah dibuat antara lain :
  1. Diharapkan dalam penelitian selanjutnya dalam pembuatan permintaan barang peruser/kantor dipecah jadi beberapa laporan permintaan / penggunaan barang sehingga lebih mendetail untuk data penggunaan barang disetiap kantor.
  2. Diharapkan dalam penelitian selanjutnya untuk user level Admin hanya bisa menambahkan user dengan level managerial dan user biasa. Untuk level Admin hanya bisa dirubah sehingga bagian untuk mengelola barang hanya 1 orang saja.
  3. Diharapkan dalam penelitian selanjutnya untuk pemesanan barang dapat terkoneksi dengan Supplier sehingga barang yang dibutuhkan dapat lebih mendetail.
  4. Diharapkan dalam penelitian selanjutnya ada fitur searching barang sehingga dalam memesan barang dapat ditentukan terlebih dahulu jumlah yang dibutuhkan.

Post a Comment for "Perancangan Basis Data dan Perancangan UML - Studi Kasus Inventory ATK di Bank"