Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Konsep Dasar Sistem, Informasi, Manajemen, dan Sistem Informasi Manajemen

maswijaba.my.id

Sistem Informasi Manajemen merupakan salah satu mata kuliah di Teknik Informatika, untuk mengetahui apa itu sistem informasi manajemen maka disini saya akan rangkum konsep dasar sistem, informasi, manajemen dan sistem informasi manajemen menjadi satu sekaligus agar kalian bisa mencari tahu apa saja fungsi, tujuan atau unsur-unsur dari sistem informasi manajemen tersebut.

Konsep Dasar Sistem

Sistem, suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling ketergantungan satu sama lain dan terpadu.

Teori sistem pertama kali secara umum :

Setiap unsur pembentuk organisasi harus mendapat perhatian penuh dari pemimpin organisasi secara merata, baik komponen fisik maupun non-fisik. (Kenneth Boulding)

Unsur-Unsur Pembentuk Sistem :

maswijaba.my.id
unsur-unsur-sistem

Pengembangan Unsur Pembentuk Sistem :

maswijaba.my.id
pengembangan-unsur-sistem

Beberapa Pengertian Sistem secara umum :

  • Setiap sistem terdiri dari Unsur-Unsur (yang terdiri dari subsistem yang lebih kecil, dimana subsistem ini terbentuk dari kelompok-kelompok unsur.
  • Unsur-unsur sistem berhubungan erat satu dengan yang lain, saling bekerjasama untuk mencapai tujuan sistem.
  • Suatu sistem bagian dari sistem lain yang lebih besar.

Karakteristik Sistem :

  1. Komponen (components)
    semua hal yang menjadi bagian penyusun sistem (benda nyata ataupun abstrak.
  2. Batasan (boundaries)
    untuk membedakan satu sistem dengan sistem yang lain.
  3. Lingkungan (environments)
    Bentuk apapun yang berada di luar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut.
  4. Penghubung/Antarmuka (interface)
    Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain.
  5. Masukan (input)
    Data yang dimasukkan ke dalam sistem untuk diolah.
  6. Pengolahan (processing)
    Untuk mengubah data masukan menjadi keluaran yang akan menjadi sebuah informasi yang berguna.
  7. Keluaran (output)
    Hasil yang telah diolah dan diklasifikasi menjadi keluaran yang berguna.
  8. Sasaran (objectives) dan Tujuan (goal)

Klasifikasi Sistem :

1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

Sistem Abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak nyata secara fisik (Sistem Teologia), sedangkan Sistem Fisik tampak secara kasat mata, seperti : Sistem Produksi, Sistem Administrasi, dan lainnya.

2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam (tidak dibuat manusia), contohnya : sistem tata surya. Sedangkan sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dan juga melibatkan mesin, contohnya : sistem komputer.

3. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik

Sistem Deterministik beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi secara tepat dan dapat mengetahui interaksi yang terjadi pada setiap bagian-bagiannya, seperti sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik itu tidak dapat diprediksikan hasil akhirnya atau kondisi masa depannya secara tepat karena memiliki unsur probabilitas. Contohnya : sistem persediaan barang, sistem pemilihan presiden, dan lain-lain.

4. Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup

Sistem terbuka berhubungan dan berinteraksi langsung dengan lingkungan luarnya untuk mendapatkan masukan dan melakukan proses sehingga menghasilkan keluaran. Karena sistem ini mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar, maka sistem terbuka harus memiliki pengendalian yang baik, sehingga relatif tertutup. Karena sistem yang tertutup akan secara otomatis akan terbuka untuk pengaruh yang positif saja. Contohnya : sistem keorganisasian.

Siklus Hidup Sistem (System Life Cycle)

maswijaba.my.id

Konsep Dasar Informasi

Menurut Raymound McLeod, Informasi secara umum didefinisikan sebagai “hasil pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya.”

Informasi merupakan data-data yang telah diolah sehingga memiliki arti dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

Informasi yang Bernilai didasarkan atas 10 sifat :

  1. Mudah diperoleh
  2. Luas dan Lengkap
  3. Ketelitian
  4. Kecocokan
  5. Ketepatan Waktu
  6. Kejelasan
  7. Keluwesan
  8. Dapat dibuktikan
  9. Tidak ada prasangka
  10. Dapat diukur

Syarat Informasi yang Berkualitas:

  • Akurat
    Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan
  • Tepat Waktu
    Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat, karena jika sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi.
  • Relevan
    Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Karena bila penerima informasi salah sasaran, maka tidak akan berguna 

Fungsi-Fungsi Informasi :

  • Untuk meningkatkan pengetahuan bagi si pemakai.
  • Untuk mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan pemakai.
  • Menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari sesuatu hal

Contoh dalam kegiatan suatu perusahaan:

  1. Ada hasil transaksi penjualan (faktur-faktur) ⇾ data-data pada periode tertentu
  2. Data-data diolah menjadi sebuah informasi yang bisa digunakan untuk pengambilan keputusan dan melakukan tindakan, seperti :
    • Informasi laporan penjualan setiap salesman, berguna bagi manajemen untuk menetapkan besarnya komisi dan bonus.
    • Informasi laporan penjualan setiap daerah, berguna bagi manajemen untuk pelaksanaan promosi dan pengiklanan.
    • Informasi berupa laporan penjualan setiap jenis barang, untuk evaluasi barang yang tidak laku.
  3. Tindakan si penerima ini menjadi sebuah data baru sebagai input dan diproses kembali lewat suatu model, dan seterusnya hingga membentuk suatu SIKLUS INFORMASI.

TRANSFORMASI INFORMASI

  1. Adalah Perubahan wujud, sifat, dan ciri-ciri data menjadi informasi yang selanjutnya disajikan secara statistika atau secara visual untuk disebarluaskan dan atau didokumentasikan.
  2. Proses ⇾ bertahap, berlanjut, dalam urutan mekasnisme tertentu.
  3. Pengumpulan data⇾ jenis data, objek, sumber data, persiapan pengumpulan data.
  4. Objek dan sumber data (elemen, karakteristik, populasi, dan sampel)
  5. Persiapan pengumpulan data (teknis ataunon teknis)
  6. Cara memperoleh data ⇾ langsung atau tidak langsung
  7. Pengolahan data ⇾ manual atau dengan bantuan komputer.
  8. Langkah-langkah pengolahan data : editing, validasi, dan pemrosesan
  9. Hasil pengolahan data berupa keterangan-keterangan
  10. Analisis pengolahan : kualitatif dan kuantitaf
  11. Penyajian data : secara visual maupun dalam bentuk publikasi dengan metode komunikasi langsung atau tidak langsung
  12. Dokumentasi (simpan file atau komputerisasi) berfungsi untuk menyimpan data dan informasi secara sistematis dan cermat dalam bentuk database.

Konsep Dasar Manajemen

Menurut Robbins dan Coulter, Manajemen adalah “proses pengkoordinasian dan pengintegrasian kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efektif dan efisien melalui orang lain.”

Menurut George R. Terry, Manajemen adalah “sebuah proses yang khas, terdiri dari kegiatan perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditetapkan dengan bantuan manusia dan sumber-sumber daya yang lain.”

Secara umum manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian atas sumber daya, terutama SDM untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Fungsi-Fungsi Manajemen :

  • Perencanaan
  • Pengorganisasian
  • Kepemimpinan
  • Pengendalian

Unsur-unsur Manajemen :

  1. Men (Manusia)
  2. Money (Uang/Biaya)
  3. Materials (Material)
  4. Machines (Mesin)
  5. Methods (Metode)
  6. Market (Pasar)

Tingkatan dalam Manajemen Menurut Stephen J. Knezewich :

  1. Top Management
  2. Middle Management (Pengetahuan)
  3. Lower Management (Keahlian)

Perkembangan dan Sejarah Konsep Manajemen :

  • Manajemen Ilmiah (1870-1930)
  • Manajemen klasik (1900-1940)
  • Manajemen Hubungan Manusiawi (1930-1940)
  • Manajemen Modern (1940-sekarang)

Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen adalah sistem manusia atau mesin yang terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, serta pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi

Konsep Sistem Informasi

Konsep Sistem Informasi secara simpel :

  • Adanya Data yang akan diolah
  • Ada instrumen untuk mengolah data tersebut (hardware/software)
  • Ada mekanisme dalam pengolahan data (prosedur pedoman)
  • Data yang telah diolah akan menjadi informasi
  • Informasi disajikan kepada pengguna
  • Pengguna informasi akan menggunakan sesuai tujuannya.
Setidaknya, Konsep SIM tidak lepas dari hal-hal yang berhubungan dengan informasi, sistem, pengorganisasian, manusia, dan pengambilan keputusan yang saling terkait satu sama lain.

Tujuan Utama Sistem Informasi Manajemen

1. Integrasi Sistem
  • Pengumpulan data dan penghubungan secara otomatis
  • Menghubungkan sistem individu/kelompok
  • Peningkatan koordinasi dan pencapaian sinergi
2. Efisiensi Pengelolaan Sistem
  • Penggunaan query dan pengambilan informasi
  • Pengelolaan data berkaitan dengan karakteristik informasi
  • Penggunaan database dalam upaya kesamaan administrasi data
3. Dukungan Keputusan untuk Manajer
  • Ekstraksi dari informasi internal yang terpadu
  • Akuisisi informasi eksternal melalui jaringan komunikasi
  • Melengkapi informasi guna kebutuhan proses pengambilan keputusan

Manfaat Pengembangan SIM

  1. Terhadap Proses
    • Peningkatan efisiensi
    • Menghemat tenaga kerja
    • Perbaikan dokumentasi
    • Mempercepat proses
    • Perbaikan keputusan
    • Pencapaian standar
  2. Terhadap Produk
    • Penambahan karakteristik
    • Peningkatan fitur
    • Inovasi produk
    • Peningkatan fasilitas penyampaian produk
  3. Terhadap Kualitas
    • Peningkatan kualitas produk dan pelayanan
    • Peningkatan kualitas proses

Karakteristik Sistem Informasi Manajemen

  • SIM membantu manajer secara terstruktur
  • SIM dirancang untuk memberikan laporan operasional sehari-hari
  • SIM sangat bergantung pada keberadaan data organisasi secara keseluruhan
  • SIM membutuhkan perencanaan yang matang

SIM merupakan Kumpulan Sistem Informasi

  • Sistem Informasi Akuntansi (accounting information systems)
  • Sistem Informasi Pemasaran (marketing information systems)
  • Sistem Informasi Manajemen Persediaan (inventory management information systems)
  • Sistem Informasi Personalia (personal information systems)
  • Sistem Informasi Distribusi (distribution information systems)
  • Sistem Informasi Pembelian (purchasing information systems)
  • Sistem Informasi Penelitian dan Pengembangan (research and development information systems)
  • dan lain-lain 

Selesai

Post a Comment for "Konsep Dasar Sistem, Informasi, Manajemen, dan Sistem Informasi Manajemen"