Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Definisi Firewall, Tipe dan Jenis Firewall Serta Cara Kerja Firewall

maswijaba.my.id

Apa Itu Firewall

Firewall adalah sebuah perangkat lunak (software) atau sistem keamanan jaringan berbasis hardware, yang mengontrol lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar dengan cara menganalisis paket data, dan menentukan apakah mereka bisa diizinkan untuk diakses atau tidak, berdasarkan aturan setting yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sejarah Penemuan Firewall

  • Penemuan Clifford Stoll tentang mata-mata Jerman yang telah merusak sistem-nya.
  • Seorang karyawan di NASA Ames Research Center di California pada tahun 1988 mengirim sebuah memo melalui email kepada rekan-rekannya, yang berbunyi "Kami saat ini di sedang mendapat serangan VIRUS dari Internet! Dan telah menhantam Berkeley, UC San Diego, Lawrence Livermore, Stanford, dan NASA Ames.
  • Bill Cheswick menciptakan sebuah "penjara" elektronik sederhana pada tahun 1992, yang berfungsi untuk mengamati para penyerang elektronik.

Karakteristik Firewall

Firewall ini pun memiliki beberapa karakteristik diantaranya seperti:
  • Firewall itu harus dapat lebih kuat serta juga dapat lebih kebal terhadap serangan luar(eksternal). Hal ini dapat memberikan kepercayaan dari penggunanya serta juga menerangkan bahwa sistem operasi komputer itu akan dapat lebih aman di gunakan.
  • Aktivitas yang di kenal saja atau yang sudah terdaftar saja lah yang dapat untuk melewatinya serta juga yang dapat melakukan hubungan. Didalam melakukan hal tersebut untuk dapat mensetting policy konfigurasi keamanan lokalnya.
  • Segala aktivitas yang asalnya itu dari dalam menuju keluar itu harus dapat melewati firewall terlebih dahulu. Hal tersebut dapat meberikan atau juga membatasi segala akses yang terjadi di jaringan local yang terkecuali apabial melewati firewall terlebih dahulu.

Tipe-Tipe Firewall

1. Proxy
Sebuah server proxy (baik pada perangkat keras atau sebagai perangkat lunak) dapat bertindak sebagai firewall dengan merespon paket data yang masuk (contohnya permintaan sambungan) sebagai sebuah aplikasi, sementara ia memblokir paket-paket data lainnya. Sebuah server proxy merupakan sebuah pintu gerbang dari satu jaringan ke jaringan yang lain.
2. Network Address Translation (NAT)
Firewall biasanya dilengkapi dengan Network Address Translation (NAT). Setiap host yang dilindungi di oleh firewall pada umumnya memiliki alamat dalam "private address range". Di sinilah firewall berfungsi untuk menyembunyikan alamat sebenarnya dari host yang dilindunginya.
3. Network Layer Firewall atau Packet Filters
Network Layer Firewall atau Packet Filters beroperasi pada protokol TCP / IP stack di tingkat yang relatif rendah dari, dan tidak mengizinkan paket data untuk melewati firewall kecuali paket data tersebut cocok dengan pengaturan yang telah ditetapkan. Di sini setting atau pengaturan biasanya ditetapkan oleh administrator.
4. Application-Layer Firewalls
Application-Layer Firewalls bekerja pada tingkat penerapan stack TCP / IP (yaitu, semua lalu lintas browser, atau semua telnet, atau lalu lintas ftp), dan dapat mencegat semua paket data yang tekirim menuju atau dari sebuah aplikasi. Firewall tipe ini mampu memblokir semua akses yang tidak berbahaya tanpa pemberitahuan.

Fungsi Firewall

Firewall ini mempunyai fungsi yang diantaranya sebagai berikut :
  • Dapat melakukan authentifikasi akses.
  • Dapat mengontrol serta juga mengawasi seluruh paket data yang mengalir di dalam suatu jaringan, firewall ini juga bisa mengatur, mengontrol, serta juga memfilter lalu lintas data yang sudah di izinkan untuk bisa mengakses jaringan privat yang sudah di lindungi oleh firewall.
  • Dapat juga mencatat segala transaksi yang terjadi di berbagai kejadian yang terjadi di firewall.
  • Dapat juga memeriksa lebih dari sekedar header yang terdapat di paket data namun kemampuan tersebut dapat membuat firewall untuk bisa mendeteksi protocol aplikasi tertentu.

Manfaat Firewall

Firewall ini mempunyai manfaat yang diantaranya sebagai berikut :
  • Authentifikasi akses.
  • Mengatur port atau semua paket data yang akan masuk atau di tolak.
  • Memonitor atau melakukan pencatatan lalu lintas jaringan.
  • Mengatur lalu lintas data yang terjadi antar jaringan.

Cara Kerja Firewall

Firewall ini juga memiliki cara kerjanya di komputer diantaranya :
  1. Menolak serta memblokir seluruh paket data yang datang yang berasal dari sumber atau untuk tujuan yang tidak jelas serta tidak dinginkan.
  2. Menolak dan juga dapat menyaring paket data yang itu datang dari jaringan internal masuk ke jaringan internet, seperti pada saat pengguna atau user jaringan internet akan memasuki situs terlarang.
  3. Menolak serta juga dapat menyaring seluruh paket data yang berdasarkan konten tidak jelas serta juga yang tidak di inginkan seperti misalnya situs yang sudah terdeteksi mengandung virus dan lain sebagainya.
  4. Melaporkan seluruh kegiatan atau aktivitas jaringan atau seluruh kegiatan dari firewall.

Post a Comment for "Definisi Firewall, Tipe dan Jenis Firewall Serta Cara Kerja Firewall"