Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mudah Membuat dan Menyusun Latar Belakang dan Rumusan Masalah dengan Benar di Dalam Penelitian Skripsi

maswijaba.my.id

Salah satu kendala terberat dalam menyusun skripsi terletak di bagian latar belakang.
Gimana enggak, sebab latar belakang adalah "pusat fokus dari topik yang diteliti". Vital; karena kuatnya bobot penelitian kita terletak di latar belakang.

Sedangkan rumusan masalah merupakan pusat instrumen penelitian. Kita enggak akan pernah tahu, bahwa kita butuh data apa aja di lapangan penelitian, kalau kita tidak tahu rumusan masalah dari penelitian kita.

Maka dari itu kami ingin membagi tips membuat latar belakang dan rumusan masalah dengan tepat dan ideal. Karena menurut kami, latar belakang adalah pondasinya penelitian. Sedangkan rumusan masalah adalah jantungnya.

Langsung aja kita bahas di bawah ini Cara Mudah Membuat dan Menyusun Latar Belakang dan Rumusan Masalah dengan Benar di Dalam Penelitian Skripsi. Yang pertama yaitu:

Tips membuat latar belakang.

Mengenalkan topik

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengenalkan topik. Kenapa? Karena topik minimal 2 paragraf (ideal). Topik yang dikenakan di bagian cukup yang bersifat lebih luas. Artinya, jangan langsung ke hal yang lebih spesifik.

Kenapa? Yah, karena prinsip membuat latar belakang yang mantap dan kuat itu harus seperti segitiga terbalik (piramida terbalik).

Maksudnya, kita bahas mulai dari topik secara luas. Kemudian semakin ke bawah semakin lebih spesifik dan sempit.

Gampangnya gini, deh. Misalnya kita ambil topik "Pelestarian", maka kita memperkenalkan topik secara luas. Nah, misalnya tentang pelestarian di kota A, maka kita bahasnya secara general dulu. Misalnya, secara umum tentang pelestarian dalam skala nasional.

Tapi, nih. Harus tetap memuat fakta yang kita temukan. Atau dalam fenomena yang sering terjadi dan kejadiannya dapat dipertanggungjawabkan faktanya. Jangan hanya argumentatif aja, tapi enggak didukung fakta juga.

Mengutip pandangan ahli tentang topik yang diangkat.

Idealnya, kita mengutip pandangan ahli tentang topik yang diteliti sekitar 3-5 paragraf. Misalnya tadi tentang pengangguran, maka kita mengutip dari berbagai pandangan ahli tentang pengangguran.

Gunanya buat apa? Yah, gunanya adalah untuk memperkuat penelitian kita. Utamanya di bagian latar belakang masalah. Atau dalam kata lain, bahwa tulisan kita ini ada landasan dan dasarnya, sehingga tidak terkesan ngaur dan abal-abal. Yah gitu, deh.

Kenyataan mengenai topik

Pembahasan berikutnya adalah tentang "kenyataan mengenai topik". Misal nih, kenyataan mengenai pengganguran itu apa aja, sih? Yah, namanya kenyataan berarti yang memang nyata terjadi. Bisa didukung fakta melalui referensi atau mendengar keluhan masyarakat yang kita rasa nyata, sehingga itu yang membuat kita tergerak untuk meneliti topik ini lebih dalam.

Menjelaskan kesenjangan antara harapan dan kenyataan

Misalnya kesenjangan tentang pengangguran adalah "banyaknya pengangguran dan tidak tersedianya lapangan pekerjaan". Sedangkan harapan kita adalah semua orang bisa mendapatkan pekerjaan (tidak menganggur).

Nah, kesenjangan antara harapan dan kenyataan itulah yang kita jelaskan di latar belakang tersebut. Idealnya sekitar 3-5 paragraf. Fokusnya cukup ke kesenjangan dan harapan aja, ya.

Mempertegas masalah (2-5 paragraf)

Setelah menjabarkan tentang apa aja yang wajib dijelaskan di latar belakang di atas tadi. Selanjutnya adalah, mulai mempertegas masalah yang kita teliti. Membahasnya lebih spesifik dan mendalam. Tujuannya apa?

Tujuannya adalah, biar enggak ngambang. Ini untuk memfokuskan pusat perhatian kita terhadap topik yang akan diteliti. Jadi, topik masalahnya wajib dipertegas! Misalnya masalah pengangguran di kota A, masalah bagaimana dan seperti apa. Sehingga kita mudah memfokuskannya.

Alasan pentingnya meneliti topik tersebut

Selanjutnya adalah memberikan alasan mengapa penting untuk meneliti topik ini. Yah logisnya, nih "buat apa meneliti hal yang enggak penting?".

Tidak perlu panjang lebar, sih. Yang penting sudah tersurat dengan jelas alasan pentingnya.

Mengungkapkan manfaat secara umum dari penelitian kita

Idealnya, kita mengucapkan sekitar 2 paragraf. Ini bersikap argumentasi. Namun, harus tetap bisa dipertanggungjawabkan. Jangan membuat argumen yang justru melemahkan penelitian kita.

Misalnya, mengungkapkan hal-hal yang belum pasti. Penjelasan kita wajib menjelaskan tanpa kalimat yang ambigu. Jangan pakai kata "mungkin, andai, dsb" karena itu justru memperlemah tulisan kita.

Lah, kenapa harus menjelaskan manfaat umum dari penelitian tersebut? Yah, gampangnya nih, ya. Buat apa meneliti tanpa manfaat? Ya, kan?

Dan ini adalah ujung penjelasan dari latar belakang topik kita. Ujungnya dari prinsip segitiga terbalik tadi.

Berikutnya adalah :

Cara Membuat Rumusan Masalah

Apa sih yang dimaksud dengan rumusan masalah dalam sebuah penelitian?

Jadi, rumusan masalah adalah "kesenjangan antara harapan dan kenyataan". Itulah kalimat kunci dari rumusan masalah. Jangan pernah keluar dari definisi tersebut.

Udah pernah gue jelasin di latar belakang tadi, kan? Tentang kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Nah, di rumusan masalah, itulah yang kembali kita jelaskan. Sama seperti di latar belakang, tapi sebaiknya menjelaskan jangan sama persis bahasanya di latar belakang, ya.

Nah, kita menjelaskan semua ketimpangan tersebut. Lalu setelah itu, dari rumusan masalah itulah muncul pertanyaan penelitian. Jangan keliru, ya. Karena banyak orang menganggap bahwa rumusan masalah sama dengan pertanyaan penelitian. Enggak! Itu keliru. Berbeda, ya!

Paham, ya? Justru pertanyaan penelitian itu muncul dari adanya rumusan masalah yang telah dirumuskan. Dari pertanyaan penelitian itu memudahkan kita untuk membuat instrumen penelitian. Instrumen penelitian itu adalah alat atau hal-hal apa yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data.

Cukup sampai di sini dulu, ya. Nanti kita lanjutkan utas berikutnya tentang gimana cara membuat pertanyaan penelitian, dan dasar pertanyaan itu dari mana. Oke?

Selamat berkarya dan meneliti. Salam dari kami, buat kalian para cendekiawan!

Post a Comment for "Cara Mudah Membuat dan Menyusun Latar Belakang dan Rumusan Masalah dengan Benar di Dalam Penelitian Skripsi"